Halo Sobat Plong!
Perkenalkan, saya Dian Junita, psikolog klinis. Saya menyelesaikan pendidikan magister profesi psikolog saya di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta dengan peminatan klinis dewasa. Saya memberikan layanan untuk individu yang mengalami berbagai masalah seperti kecemasan, stres dan penanganannya (koping) yang kurang sehat, burnout, isu relasi dengan keluarga, pasangan, dan juga pertemanan, pengembangan dan eksplorasi diri, penyesuaian diri, dan adiksi. Pendekatan terapi yang saya gunakan sampai saat ini adalah berbasis client-centered yang dipadukan dengan pendekatan kognitif, perilaku, dan psikodinamika untuk membantu individu lebih mengenal diri, menemukan kesadaran baru, dan mengembangkan cara yang lebih sehat dalam menghadapi isu-isunya.
Saya percaya bahwa setiap individu memiliki kekuatan untuk pulih dan bertumbuh ketika ia mulai memahami dirinya dan kapasitasnya. Saya percaya bahwa setiap hari setiap individu diberi kesempatan untuk belajar hal baru tentang diri dan lingkungan, yang dapat menjadi modal penting menuju kesehatan mental lebih baik. Saya siap mendampingi Sobat Plong dalam proses ini.
Berpengalaman dalam menangani masalah kesehatan mental seperti kecemasan, stres dan penanganannya (koping) yang kurang sehat, burnout, isu relasi dengan keluarga, pasangan, dan juga pertemanan, pengembangan dan eksplorasi diri, penyesuaian diri, dan adiks
Hai Sobat Plong,
Salam kenal, saya Lydia Augustina, psikolog klinis. Pendidikan Psikolog Klinis saya selesaikan di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Saya memberikan layanan psikologis untuk individu yang mengalami berbagai permasalahan, seperti stres, kecemasan, gangguan mood. Isu yang saya tangani menyangkut relasi (pasangan, keluarga, sosial), dan pengembangan diri individu dewasa. Sampai saat ini pengalaman praktik dalam menangani klien dalam sesi konseling, saya menggunakan pendekatan yang berfokus pada empati dan penerimaan, serta memadukan teknik-teknik berbasis kognitif, perilaku, dan penguatan diri yang sesuai dengan kebutuhan klien. Saya percaya bahwa setiap individu memiliki kapasitas untuk bertumbuh dan membangun kembali makna hidupnya. Saya hadir untuk mendampingi proses tersebut dengan pendekatan yang hangat, profesional, dan berpusat pada klien dengan pendekatan yang hangat, profesional, dan berpusat pada klien.
Berpengalaman dalam menangani berbagai permasalahan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, gangguan mood, isu yang menyangkut relasi (pasangan, keluarga, sosial), dan pengembangan diri individu dewasa.
Perkenalkan, saya Dicky, psikolog di bidang klinis dewasa. Saya menyelesaikan pendidikan Sarjana di Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta dan Magister Profesi Psikologi dari Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang. Saya memiliki fokus untuk menangani klien dewasa dengan batasan usia sekitar 18-50 tahunan.
Kasus yang saya tangani beragam, dari yang paling umum seperti gangguan stress, gangguan kecemasan, gangguan depresi, masalah penyesuaian diri, duka dan kehilangan, serta isu yang berkaitan dengan seksualitas. Selain permasalahan psikologis tersebut, saya juga berfokus dalam peningkatan welas asih dalam diri individu untuk mempromosikan kesejahteraan.
Halo Sobat Plong,
Salam kenal, saya Rinda A’anisah, seorang psikolog klinis dewasa. Saya menyelesaikan Pendidikan S1 Psikologi di Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, dan melanjutkan S2 Magister Profesi Psikologi Klinis Dewasa di Universitas Indonesia. Sesuai latar pendidikan saya, saya terbiasa bertemu klien di usia dewasa hingga lansia. Dengan dua tahun pengalaman berpraktik di bidang psikologi klinis, saya telah banyak menangani keluhan terkait kecemasan, depresi, kepercayaan diri, masalah keluarga maupun relasi romantis, hingga isu-isu di ranah pekerjaan, seperti pemilihan karier dan burnout. Selama berpraktik, beberapa pendekatan yang umum saya gunakan adalah Cognitive Behavior Therapy (CBT), Acceptance and Commitment Therapy (ACT), dan Logotherapy.
Berpengalaman menangani keluhan terkait kecemasan, depresi, kepercayaan diri, masalah keluarga maupun relasi romantis, hingga isu-isu di ranah pekerjaan, seperti pemilihan karier dan burnout.
Cognitive Behavior Therapy (CBT), Acceptance and Commitment Therapy (ACT), dan Logotherapy.
Halo Sobat Plong,
Salam kenal 🙂 saya I. Sarita Deviyanti, biasa dipanggil Sarita, saya Psikolog Klinis di HatiPlong. Selama menempuh perjalanan pendidikan Psikolog, saya banyak menangani keluhan pada orang dewasa.
Kasus-kasus yang saya tangani umumnya terkait dengan stres, kecemasan, kesedihan yang mendalam (depresi), permasalahan relasi dengan keluarga dan pasangan, adaptasi dan penerimaan diri, kedukaan (grief), dan gangguan kepribadian.
Halo Sobat Plong,
Salam kenal, saya Hugo Kana Gemilang, seorang psikolog klinis dewasa. Saya telah menuntaskan Pendidikan Sarjana di Fakultas Psikologi dan Magister Profesi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta. Sesuai dengan latar pendidikan saya, maka saya menangani klien dalam usia dewasa.
Dengan pengalaman saya, sejumlah kasus-kasus yang pernah saya tangani adalah gangguan kecemasan, gangguan stres, gangguan kepribadian, Non-Suicidal Self Injury (NSSI), permasalahan relasi, permasalahan self-esteem, dan pengelolaan emosi.
Hai Sobat Plong,
Salam kenal, saya Hansel Edbert, psikolog peminatan klinis dewasa.
Saya menyelesaikan pendidikan Sarjana dan Magister Profesi Psikologi di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Sejalan dengan pendidikan profesi yang saya ambil, yaitu peminatan klinis dewasa, saya biasa memberi layanan untuk klien dewasa (specify rentang usia yang biasa ditangani). Kasus-kasus yang saya tangani adalah isu terkait kecemasan, perilaku menyakiti diri/NSSI (nonsuicidal self-injury), depresi, burnout, pengelolaan emosi, kedukaan dan kehilangan, trauma, relasi (pertemanan, romantis, dll.), serta pengembangan diri. Pendekatan terapi yang saya gunakan adalah client-centered, logotherapy, pendekatan psikodinamika, dialectical behavior, acceptance and commitment, dan modifikasi perilaku.
Kasus-kasus yang saya tangani adalah isu terkait kecemasan, perilaku menyakiti diri/NSSI (nonsuicidal self-injury), depresi, burnout, pengelolaan emosi, kedukaan dan kehilangan, trauma, relasi (pertemanan, romantis, dll.), serta pengembangan diri.